PERMUKAAN MEJA / TOP TABLE / WORKTOP UNTUK MEJA LABORATORIUM - LEMARI ASAM


Permukaan meja kerja pada meja laboratorium, lemari asam, yang berada di ruangan laboratorium ada bermacam-macam.  Permukaan meja pada meja laboratorium mau pun lemari asam cukup kritis. Salah pemilihan material, maka peralatan tersebut akan cepat rusak. Pada beberapa kasus bisa menyebabkan kecelakaan kerja di ruangan laboratorium. Meski harus dipahami sebagian ada yang dibuat karena kurangnya informasi, ketersediaan dana yang tidak sesuai, atau pun kesalahan dari vendor yang tidak mempunyai pengetahuan di bidang tersebut. 

 

Berikut ini adalah beberapa contoh material top table/worktop pada meja laboratorium / lemari asam :

1.       1. Phenolic Resin
Untuk membedakannya dengan bahan resin yang bermacam-macam di pasaran, ada supplier yang menyebut phenolic saja , supaya tidak menimbulkan kebingungan.
Prinsip material ini adalah bahan resin yang khusus dilapisi lapisan HPL dengan tekanan yang cukup tinggi. Ketebalan tersedia mulai dari 4 mm – 25 mm. Namun penggunaan untuk permukaan meja laboratorium mulai dari 6 mm.  Pilihan warna material ini cukup beragam. Perbedaaan pada beberapa merek, ada  lapisan hanya diberikan 1 sisi (One Side), ada juga yang  memberikan lapisan HPL 2 lapis (Both Side).

Contoh Lapisan Material Phenolic Resin
  
2      2. . Epoxy Resin
Merupakan bahan epoxy + resin yang dicetak, dengan permukaan yang halus, dan finishing tepi yang presisi. Karakteristiknya yang tahan asam kuat, tidak  terbakar meski diberi panas hingga 200 derajat Celcius. Secara umum ketebalan mulai dari 19 mm sampai dengan 25 mm. Jika anda membutuhkan bahan ini, kami bisa sediakan dengan merek Durcon.
jual epoxy resin
Sample Bahan Epoxy Resin

3.       3. Stainless Steel US 316
Pemakaian material stainless steel 316 digunakan untuk ruangan laboratorium pangan. Jika digunakan untuk mixing bahan, atau pun sekedar packing bahan, makan material ini cukup bisa diandalkan. Tidak disarankan untuk pemakaian di ruangan laboratorium dimana di atas permukaan meja diletakkan peralatan yang menghasilkan panas, dan listrik.

  
Selain bahan yang standar di atas, daftar berikut ini banyak digunakan di ruangan laboratorium Indonesia namun sebenarnya tidak lazim :

1.     1. HPL
Bahan ini sejatinya adalah bahan lapisan untuk konstruksi meja laboratorium dari multiplek. Namun karena sifatnya yang  tahan asam dan tidak mudah terbakar , membuat bahan ini juga dilirik sebagai permukaan meja kerja meja laboratorium. Harganya juga cukup bersahabat. Namun tidak disarankan jika anda mempunyai pekerjaan dengan efek mekanis cukup besar atau pun menaruh peralatan berat di bahan ini, karena ketahanan mekanisnya cukup kecil. HPL banyak digunakan di ruangan laboratorium dengan budget minimum, dan juga mudah rusak. 

2. Glass Epoxy
Aneh tapi nyata, tapi bahan ini awalnya bukanlah digunakan untuk meja laboratorium tapi sebagai isolator untuk peralatan listrik. Sebagai contoh yang paling nyata, material ini dengan ketebalan tipis digunakan untuk papan PCB.  Tapi bahan glass epoxy dengan kelas  G-11 tebal 25 mm ada digunakan beberapa vendor  membuat lemari asam.  Kelebihannya : Tidak menghantarkan listrik, tidak menghantarkan panas,  dan tahan kimia juga. 

Sampel Glass Epoxy

Kekurangan?  Material ini hanya tersedia dengan warna kuning dan hijau.  Selain itu mudah tergores (Scratch), dan sulit sekali membuatnya mulus kembali. Meski  tidak menghantarkan panas, bahan ini berubah warna (rusak) jika dikenai suhu 100 derajat celcius. Agak ironis karena sama-sama tidak tahu, beberapa vendor mengaku bahwa bahan ini adalah phenolic resin, dan penggunanya pun percaya saja membelinya. Kalau anda sudah baca ini, akan harga peralatan yang anda beli sebenarnya tidak semahal itu kok.


 3. Granit
Tentang bahan ini sudah disebutkan di postingan di >>>Artikel Lemari Asam Granit . Tentu saja jika anda berminat membuat meja dengan pertimbangan keindahan, atau pun untuk kitchen set,  maka granit adalah pilihan yang baik. Bahan ini pun banyak digunakan oleh ruangan laboratorium di Indonesia.

Demikian beberapa material permukaan meja yang umum digunakan di kebanyakan ruangan laboratorium di Indonesia. Silakan diperiksa di ruangan laboratorium anda untuk material yang anda pakai.  Kalau anda membutuhkan informasi untuk kebutuhan meja laboratorium , dan lemari asam, silahkan kontak kami di link yang tersedia.